BLANTERVIO104

Mengenal Tanda Sifr Mustadir dan Mustathil

Mengenal Tanda Sifr Mustadir dan Mustathil
Selasa, 27 Oktober 2026

MATERI TAHSIN AL-QUR’AN

SIFR MUSTADĪR DAN MUSTAṬĪL

الصِّفْرُ الْمُسْتَدِيرُ والمستطيل

Pengertian • Bentuk Tanda • Kaidah Membaca • Contoh Al-Qur’an • Latihan

Tujuan pembelajaran: Peserta didik mampu mengenali tanda sifr mustadīr pada mushaf, menjelaskan fungsinya, membedakannya dari sifr mustaṭīl, dan mempraktikkan bacaan dengan benar.

A. Pengertian Sifr Mustadīr

Sifr mustadīr (الصِّفْرُ الْمُسْتَدِيرُ) adalah tanda berupa lingkaran kecil kosong yang diletakkan di atas huruf tertentu dalam mushaf Al-Qur’an. Tanda ini menunjukkan bahwa huruf yang ditandai merupakan huruf tambahan dalam rasm dan tidak dilafalkan ketika membaca.

Huruf yang diberi sifr mustadīr tidak dibaca baik ketika waṣal (bacaan disambung) maupun ketika waqaf (bacaan dihentikan). Keberadaan huruf dalam tulisan mushaf tidak selalu berarti huruf tersebut harus dilafalkan.

B. Bentuk dan Fungsi Tanda

Aspek Penjelasan Hal yang perlu diingat
Bentuk Lingkaran kecil kosong di atas huruf tertentu. Bentuk dapat sedikit berbeda menurut cetakan atau font.
Fungsi Menunjukkan huruf tambahan yang tidak dilafalkan. Perhatikan huruf yang tepat diberi tanda.
Waṣal Huruf bertanda sifr mustadīr tidak dibaca. Jangan menambahkan bunyi huruf tersebut.
Waqaf Huruf bertanda sifr mustadīr tetap tidak dibaca. Berhenti sesuai kaidah waqaf pada kata tersebut.

C. Kaidah Membaca Sifr Mustadīr

Sifr mustadīr = huruf yang ditandai tidak dibaca, baik waṣal maupun waqaf.
  • Amati tanda lingkaran kecil pada mushaf.
  • Pastikan huruf yang ditandai dengan melihat mushaf secara langsung, bukan hanya teks Arab digital.
  • Baca kata sesuai bunyi yang diajarkan guru; jangan melafalkan huruf tambahan yang diberi tanda sifr mustadīr.
  • Saat berhenti pada kata tersebut, tetap jangan melafalkan huruf yang diberi tanda sifr mustadīr.
  • Lakukan talaqqi dan musyafahah: dengarkan contoh guru, tirukan, lalu minta koreksi.

D. Contoh Sifr Mustadīr dalam Al-Qur'an

Tanda sifr tidak selalu tampak dalam teks digital biasa; gunakan contoh ini untuk menemukan kata pada mushaf dan memeriksa tanda yang benar-benar tercetak.

Potongan ayat Rujukan Panduan pengamatan
قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ QS. Al-A‘rāf [7]: 121 Amati kata قَالُوا dan alif setelah wāw jamā‘ah pada mushaf.
الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ QS. Al-Bayyinah [98]: 7 Amati kata آمَنُوا dan عَمِلُوا; perhatikan alif pembeda setelah wāw jamā‘ah.
أُولَٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ QS. Al-Bayyinah [98]: 7 Periksa tanda pada huruf yang ditandai di mushaf; jangan mengandalkan ejaan teks polos.
قَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا QS. Al-Baqarah [2]: 285 Latihan mengamati bentuk kata قَالُوا pada konteks ayat yang berbeda.
ثُمَّ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ QS. At-Tawbah [9]: 5 Gunakan untuk latihan identifikasi; pastikan tanda pada mushaf sebelum menyimpulkan.

E. Perbedaan Sifr Mustadīr dan Sifr Mustaṭīl Qā’im

Aspek Sifr Mustadīr Sifr Mustaṭīl Qā’im
Bentuk Lingkaran kecil bulat. Lingkaran lonjong memanjang di atas alif tertentu.
Ketika waṣal Huruf bertanda tidak dibaca. Alif tertentu tidak dibaca.
Ketika waqaf Huruf bertanda tetap tidak dibaca. Alif tertentu dibaca ketika berhenti pada kata tersebut.
Kunci Tidak dibaca dalam kedua keadaan. Bacaan berbeda antara sambung dan berhenti.

F. Sifr Mustaṭīl Qā’im

الصِّفْرُ الْمُسْتَطِيلُ الْقَائِمُ

Sifr mustaṭīl qā’im adalah tanda kosong berbentuk lonjong atau oval memanjang yang ditempatkan di atas alif tertentu dalam mushaf. Tanda ini menunjukkan bahwa alif tersebut memiliki perlakuan bacaan yang berbeda ketika kata disambung (waṣal) dan ketika pembaca berhenti (waqaf).

1. Bentuk dan Fungsi Tanda

Aspek Penjelasan Catatan
Bentuk Lingkaran lonjong/oval yang tampak memanjang. Kenali berdasarkan mushaf cetak; tampilan font digital dapat berbeda.
Letak Di atas alif tertentu dalam kata. Hanya terdapat pada 6 tempat (kata) dalam Al-Qur'an menurut riwayat Hafs.
Fungsi Menunjukkan alif yang tidak dilafalkan ketika waṣal, tetapi dibaca ketika waqaf sesuai kaidahnya. Perhatikan tanda dan tempat berhenti.

2. Kaidah Membaca

Waṣal: Alif tidak dibaca panjang. | Waqaf: Alif dibaca panjang (2 harakat).

3. Enam Tempat Sifr Mustaṭīl dalam Al-Qur'an (Riwayat Hafs)

Tanda bulat lonjong di atas huruf alif ini hanya terdapat pada enam tempat (kata) dalam Al-Qur'an menurut riwayat Hafs. Berikut rincian dan cara membacanya:

1. Kata اَنَا۠ (Ana)

Terdapat di banyak tempat dalam Al-Qur'an. Salah satunya dalam QS. Al-Kafirun ayat 4:

وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْ

Cara baca: Saat waṣal dibaca pendek (ana), saat waqaf dibaca panjang 2 harakat (anaa).

2. Kata لّٰـكِنَّا۟ (Lākinna)

Terdapat pada QS. Al-Kahf ayat 38:

لّٰـكِنَّا۟ هُوَ اللّٰهُ رَبِّىۡ وَلَاۤ اُشۡرِكُ بِرَبِّىۡۤ اَحَدًا

Cara baca: Saat waṣal dibaca pendek (lākinna), saat waqaf dibaca panjang 2 harakat (lākinnaa).

3. Kata الظُّنُوْنَا۠ (Aẓ-ẓunūnā)

Terdapat pada QS. Al-Ahzab ayat 10:

اِذْ جَاۤءُوْكُمْ مِّنْ فَوْقِكُمْ وَمِنْ اَسْفَلَ مِنْكُمْ وَاِذْ زَاغَتِ الْاَبْصَارُ وَبَلَغَتِ الْقُلُوْبُ الْحَنَاجِرَ وَتَظُنُّوْنَ بِاللّٰهِ الظُّنُوْنَا۠

Cara baca: Saat waṣal dibaca pendek (aẓ-ẓunūna), saat waqaf dibaca panjang 2 harakat (aẓ-ẓunūnaa).

4. Kata الرَّسُوْلَا۠ (Ar-rasūlā)

Terdapat pada QS. Al-Ahzab ayat 66:

يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوْهُهُمْ فِى النَّارِ يَقُوْلُوْنَ يٰلَيْتَنَآ اَطَعْنَا اللّٰهَ وَاَطَعْنَا الرَّسُوْلَا۠

Cara baca: Saat waṣal dibaca pendek (ar-rasūla), saat waqaf dibaca panjang 2 harakat (ar-rasūlaa).

5. Kata السَّبِيْلَا۠ (As-sabīlā)

Terdapat pada QS. Al-Ahzab ayat 67:

وَقَالُوْا رَبَّنَآ اِنَّآ اَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاۤءَنَا فَاَضَلُّوْنَا السَّبِيْلَا۠

Cara baca: Saat waṣal dibaca pendek (as-sabīla), saat waqaf dibaca panjang 2 harakat (as-sabīlaa).

6. Kata قَوَارِيْرَا۠ (Qawārīrā)

Terdapat pada QS. Al-Insan ayat 15:

وَيُطَافُ عَلَيْهِمْ بِاٰنِيَةٍ مِّنْ فِضَّةٍ وَّاَكْوَابٍ كَانَتْ قَوَارِيْرَا۠

Cara baca: Saat waṣal dibaca pendek (qawārīra), saat waqaf dibaca panjang 2 harakat (qawārīraa).

Sumber Referensi:

© Mengenal Tanda Shifr Mustathil - YatlunaHu

Source: https://www.yatlunahu.com/2022/07/mengenal-tanda-shifr-mustathil.html

4. Catatan Verifikasi untuk Pengajar

Contoh-contoh di atas merupakan panduan awal untuk pembelajaran, bukan pengganti mushaf standar dan talaqqi. Pastikan letak tanda sifr mustaṭīl pada kata yang dicontohkan benar-benar sesuai dengan mushaf Utsmani riwayat Ḥafṣ yang digunakan. Untuk kata yang memiliki perincian khusus saat waqaf, ikuti tashih guru/ahli qiraat.
Share This Article :
M. Abdun Jamil, M.Pd

Saya adalah seorang peminat designer blog/website, maklum masih tahap belajar. Seorang designer blog membutuhkan proses yang panjang, butuh ketelitian, kesabaran, keuletan dan yang pasti jangan menyerah, do the best.

Tambah Komentar

5784226817459633728